Dapat Pelatihan, Warga di Kawasan Industri Jababeka Makin Terampil Berwirausaha

0
0

Bagikan Postingan:

Beragam hasil menjahit peserta pelatihan menjahit bagi penyandang disabilitas ditampilkan bersama dalam inagurasi SCUBA (Skill Up Incubator) di Fablab Jababeka.

Acara yang di selenggarakan PT Jababeka Tbk ini merupakan acara puncak rangkaian dari program SCUBA yang di ikuti oleh 19 peserta dari 2 batch yang di mulai 20 Juni-21 Agustus 2023 sebanyak 26 kali pertemuan dengan total 104 jam.

Head of city council Jababeka Mayjen TNI (Purn) Sumardi menjelaskan, SCUBA merupakan program peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar Kawasan Industri Jababeka melalui pemberian pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.

Di mana peserta yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari desa sekitar Jababeka, melainkan juga penyandang disabilitas yang berasal di luar kawasan Jababeka, seperti Cibitung dan Tambun.

Karena itu, usai pelatihan selesai pihaknya berharap ilmu yang di dapat para peserta selama pelatihan bisa berdampak besar dan bermanfaat dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, berdaya saing serta berkualitas, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Pengembangan Keterampilan

“Kami juga berharap ilmu yang telah di berikan bisa terus di latih dan di aplikasikan bagi pengembangan keterampilan yang berpotensi untuk menambah penghasilan. Dan kami harap keterampilan mereka nantinya juga dapat di lirik oleh dunia industri,” ungkap Sumardi di kutip Sabtu (16/9/2023).

Ekowisata Bale Mangrove, Destinasi Wisata Baru di Lombok Timur

Untuk mencapai tujuan tersebut, Jababeka memberikan mesin jahit portable, kain dan peralatan menjahit lainnya kepada 19 peserta yang telah mengikuti pelatihan menjahit.

Semata agar mereka bisa terus melatih ilmu jahitnya dan di gunakan untuk membuat hasil jahitan berupa baju atau celana, atau membuka usaha orderan jahit di rumah.

Sehingga bisa menambah penghasilan dan membantu juga meningkatkan ekonomi sekaligus kemandirian mereka.

Menanggapi hal itu, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HDWI) Kab Bekasi Rani Mei Lestari, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus apresiasi kepada Jababeka yang telah memfasilitasi penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi sehingga mendapatkan pelatihan keterampilan menjahit.

Hasilnya sendiri luar biasanya di mana para peserta bisa memproduksikan hasil jahitan mereka mulai dari baju, blouse, hingga celana panjang, yang di tampilkan dalam kegiatan inagurasi.

“Kita lihat sendiri saat inagurasi, hasil-hasil dari jahitan mereka. Artinya mereka betul-betul mendapat pelatihan dan menguasai ilmu yang di berikan dalam pelatihan tersebut,” ungkap kata wanita yang juga merupakan sekretaris umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) ini.

Ia pun berharap kegiatan pelatihan yang di lakukan bukan akhir dari kerja sama dengan HDWI. sehingga ada kegiatan lain yang tetap berfokus pada kemandirian dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.

Mereka bisa memiliki kehidupan yang layak dan Kabupaten Bekasi semakin ramah bagi penyandang disabilitas dan inklusif.

Mari bergabung bersama https://nusantarawanhebat.com dan maju bersama sejahterakan ekonomi Indonesia. Wujudkan Indonesia sejahtera masyarakatnya.
Dapatkan banyak keuntungan dengan mendaftar di Nusantarawan Hebat.

Info lebih lanjut:

Email : [email protected]
Facebook : Nusantarawan Hebat
Youtube : Nusantarawan Hebat – N1H
Instagram : Nusantarawanhebat 
Tiktok : @nusantarawanhebatn1h 
Twitter : @NusantarawanN1H 
Linkedin : Nusantarawan Hebat
Whatsapp: +62 811-1194-951

Rekomendasi untuk Anda

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Artikel Terpopuler

Tetap Terkoneksi